Didunia ini, kita hidup tanpa tidak ada permasalahan. Belum hilang yang satu, muncul lagi yang lain. itu manusiawi. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Untuk yang sudah berkeluarga, kebanyakan masalah yang timbul berkaitan dengan ekonomi keluarga. Bagaimana kita bisa mengatur keseimbangan ekonomi keluarga terhadap segala kebutuhan itu yang menjadi point.
Jumlah gaji yang kita peroleh terkadang belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan itu. Maka seyogyanya kita harus menentukan skala prioritas mana yang harus didahulukan. trus bagaimana kalau semua kebutuhan itu harus sama-sama didahulukan? terkadang pikiran kita menjadi mentok.
Kebutuhan tempat tinggal/rumah bagi keluarga baru merupakan kebutuhan yang paling mendasar. Dengan sudah punya tempat tinggal sebuah awal mahligai keluarga dimulai. Tapi bagaimana dengan pegawai yang punya gaji yang pas-pasan? Jangankan rumah, untuk kebutuhan sehari-hari saja belum tentu cukup. Kebanyakan sampai rela "ngontrak: atau "nge-kost" agar keluarga bisa terlindungi dari panas teriknya matahari ataupun dinginnya malam hari. Belum lagi masalah masalah lain seperti sandang, pangan, sekolah anak-anak dan lain-lain. Hal itu membuat kita sebagai kepala keluarga harus memutar otak untuk memenuhi semua kebutuhan itu.
Untuk para kepala keluarga yang sedang berjuang untuk anak istrinya, selamat berusaha dan berjuang demi terciptanya keluarga sesuai dengan yang kita cita-citakan.